tips membeli Volkswagen Beetle (vw kodok)

 mobil, Volkswagen

tips-sebelum-membeli-volkswagen-beetle-vw-kodok

Kali ini kita akan membahas tentang tips sebelum membeli VolksWagen beetle atau yang di Indonesia sering disebut dengan VW kodok. Ini merupakan mobil tua yang sangat tua dimana seri pertama dipasarkan pada tahun 1938, VW kodok sangat diminati oleh para kolektor di Indonesia, jika kamu seorang yang awam tentang VW kodok dan tertarik untuk membelinya, kami akan memberikan tips-tips sederhana sebelum kamu membeli VW kodok.

Sebelumnya saya sangat menyarankan anda untuk mengajak seseorang yang ahli atau yang mengerti tentang mobil VW kodok, sebelum membelinya. Hal pertama yang Anda harus lakukan adalah melihat langsung kondisi eksterior, paling sederhana adalah melihat warna dari cat, kemudian melihat panel, dan tentunya melihat kondisi bodinya. Jangan lupa untuk memeriksa bagian kaca serta karet dibagian pinggir-pinggir kaca.

Seperti kebanyakan mobil tua, Volkswagen beetle cenderung sering berkarat di rocker panels (panel bagian bawah mobil). Cobalah untuk turun dan melihatnya, anda dapat menggunakan senter pada ponsel dan memeriksa keadaan logamnya. Usapkan tangan ke bagian yang tidak terlihat, agar bisa merasakan apakah bagian dalamnya masih bagus atau telah berkarat. Bagian lainnya yang sering berkarat adalah fender (body bagian dekat ban), periksalah fender bagian dalamnya yang biasanya tidak terlihat langsung, periksa tingkat karatnya.

Pada beberapa seri VW kodok terdapat roll-back roof (penutup bagian atap), pastikan bahwa itu dalam kondisi baik, terutama jika Anda tinggal di tempat dengan curah hujan tinggi. Periksa juga bagian tempat penyimpanan ban serep, untuk melihatnya kita perlu membuka bagasi belakang, terkadang ketika hujan atau setelah dimandikan air sering terhenti di daerah bagasi ini, sehingga sering terdapat karat. Selain itu Kotak sekering Ada berada di bagian belakang, jadi periksa juga bagian tersebut, periksa kabel-kabelnya apakah masih bagus.

Tempat lain untuk diperiksa adalah engsel pintu, periksa dalam keadaan pintu tertutup dan terbuka. Dalam keadaan pintu terbuka, kita akan melihat akses di kusen pintu, dan di bawah kusen adalah saluran udara dan di daerah tersebut sering juga berkarat. Jika bisa tarik karpet dan lihat keadaan logamnya.

Bagian elektronik untuk vw kodow tahun 65an terdapat di bawah kursi belakang, karena memang mesinnya ada di bagian belakang, juga tempat penyimpanan baterai/aki, sebagian vw kodok lainnya memang memiliki mesin di bagian depan, tergantung seri dan tahun pembuatannya. Kita perlu mengangkat kursi belakang, menarik karpet, mendorong pada logam dan memeriksa integritas logam itu.

Mesin di Volkswagen sangat sederhana, dengan 200 cc, mesin empat silinder, yang terletak di bagian belakang. Tidak ada radiator, tidak ada pompa air. Jadi, jika mesin memiliki beberapa masalah, anda bisa dengan cepat menurunkan mesinnya, bahkan menggantinya.

Pada bagian dalam untuk pengendara kita bisa menemukan satu dial, speedometer dengan odometer di dalamnya. Serta setelan dasar sebuah mobil seperti untuk mengontrol lampu sen. Jangan lupa untuk cek wiper apakah masih bekerja atau tidak.

Oh ya di bagian bawah ada kontrol panas, itu bisa diputar untuk setelan penghangat dan keluar melalui ventilasi. Ada juga tuas untuk tangki bahan bakar cadangan yang kita bisa isi sekitar 3/4 botol. Ingat di vw kodok tidak ada pengukur bahan bakar, jadi ini sangat berguna jika sewaktu-waktu kita kehabisan bahan bakar secara tiba-tiba.

Yang terakhirnya tentu saja test drive. Semulus apapun bagian luarnya kalau mesinnya sudah tidak nyaman, untuk apa. Perlu diingat juga untuk bagian rem tidak akan seperti mobil di jaman sekarang yang bisa berakselerasi dengan cepat, di vw kodok jika ingin melakukan pengereman kita harus bisa mengatur kecepatan juga, sedikit memperlambat mobil.

Tags: cara melihat kondisi vw kodok yang bagus
[yuzo_related]
Bagikan ke teman:
Tags: cara melihat kondisi vw kodok yang bagus